Selasa, 28 Agustus 2018

WIRO SABLENG - 30 AGUSTUS 2018

Related image
SINOPSIS

Berlatar belakang tanah Jawa abad 16, seorang pemuda, murid dari pendekar misterius bernama Sinto Gendeng, Wiro Sableng, mendapat titah dari sang guru untuk meringkus Mahesa Birawa. 

Mahesa Birawa dulunya adalah murid dari Sinto Gendeng yang memilih menjadi pendekar golongan hitam dengan cara berkhianat terhadap gurunya.

Perjalanan menemukan Mahesa Birawa, Wiro Sableng bertemu Anggini, yang merupakan murid dari Dewa Mabuk, dan Bujang Gila Tapak Sakti yang kemudian menjadi teman seperjalanan dan membantu Wiro menuntaskan tugasnya.

Tidak hanya menumpas kejahatan, pada akhirnya Wiro dan kawan-kawan pun menemukan makna sejati seorang pendekar.


WIRO SABLENG

Film yang diadabtasi dari novel karya Bastian Tito dengan judul yang sama ini dikerjakan dengan apik selama satu setengah tahun, dari pra-produksi sampai pasca produksi. Dengan hasil akhir yang sangat apik. Diputar pertama kali dalam ajang screening dan premiere yang tidak cuma dihadiri oleh insan press, tapi juga undangan yang sebagian adalah artis-artis, berhasil memukau penonton yang hadir.

Image result for wiro sablengYang membanggakan dari film Wiro Sableng ini, tidak hanya berhasilnya
Lifelike Pictures menjalin kerjasama dengan perusahaan film besar Amerika, 20th Century Fox, tapi juga Efek Computer-Generated Imagery atau CGI yang dikerjakan apik dan halus oleh 93 VFX artist yang keseluruhannya asli Indonesia. Yang berkali-kali mendapat tepuk tangan dari penonton selama 123 menit pertunjukan.
.
Hampir semua ditail terpehatikan, sehingga secara keseluruhan film Wiro Sableng ini enak untuk ditonton. Dari alur cerita, setting, properti, angel camera yang sangat kaya, lighting yang membantu menghidupkan setiap scene, kostum sampai music dan backsound.

"Ini mungkin apa yang dimimpikan oleh keluarga besar Bastian Tito bahwa Wiro Sableng bisa kembali dengan level sebesar ini." Demikian sambutan yang disampaikan Vino Bastian sebagai pemeran Wiro Sableng yang juga anak dari pemilik cerita Wiro Sableng, Bastian Tito. Menurut Vino juga, bahwa semua orang yang membaca buku Wiro Sableng punya imajinasi masing-masing, tidak ada yang sempurna. "Dan yang pasti ayah saya tersenyum disana." Tandasnya.





YANG MENARIK DI FILM WIRO SABLENG

Banyak hal menarik di film ini, salah satunya di scene transisi diawal film yang jarang, kalau tidak boleh dibilang tidak pernah, terpikirkan di film lainnya. Juga angel akhir di scene fight terakhir.
Ditail kostum dan properti yang disiapkan khusus dengan mengambil ditail budaya Indonesia. Semoga menjadi nilai jual film Wiro Sableng didunia International, mengingat film ini dibackup oleh 20th Century Fox.
"Ada 99  orang yang mengerjakan CGI-nya, dengan 780 shoot yang menggunakan CGI, beberapa scene dengan green screen," jelas Kelik dan Gagah dari tim CGI.

YANG KHILAF DI FILM WIRO SABLENG

Seperti sebuah ungkapan di film ini yang di ucapkan Sinto Gendeng, "Tidak ada yang sempurna yang hidup di dunia ini," begitu juga dengan film ini.

Pada setiap Bujang Gila Tapak Sakti memulai dialog selalu terdengar kaku, walaupun setelah agak lama, baru terdengar lebih lues dan CGI yang kurang apik untuk adegan saat pertama kali Wiro kenal dengan Bujang Gila Tapak Sakti. Tapi kekurangan itu terselamatkan dengan paket Wiro Sableng yang apik.

Film yang semua prosesnya dilakukan di Indonesia dan menghabiskan waktu selama 4 bulan untuk editingnya ini akan segera ada shecuelenya. "Belom tau kapan, kita mau istirahat dulu ya, Tapi ada." Ucap Sheilla Timothy sang produser.(ahn)





Sutradara     : Angga Dwimas Sasongko

Produser      : Sheila Timothy
                      Tomas Jegeus
                      Michael Werner

Pemain        : Vingo G Bastian, Sherina Muanf, Marsha Timothy, Lukman Sardi, Dwi Sasono,            
                      Happy  Salma, Marcella Zalianty, Yayan Ruhian, Yayu Unru, Dian Sidik, 
                      Cecep Arif  Rahman, Tengku Rifnu Wikata.

Produksi      : Lifelike Pictures, 20th Century Fox,

Sabtu, 25 Agustus 2018

PETUALANGAN MENANGKAP PETIR

Image result for film petualangan menangkap petir Tidak mau kalah dengan Miles Films dan MNC Pictures, Fourcolours Films ikut memeriahkan dunia film anak Indonesia tahun ini dengan memproduksi film anak dengan judul Petualangan Menangkap Petir.

Tanpa melihat poster filmnya, hanya membaca atau mendengar judul filmnya, yang terlintas dibenak kita adalah film kolosal berseting Jawa jaman dulu dengan kekuatan super mampu menahan petir yang datang.

Dibintangi sejumlah aktor anak seperti Bima Azriel sebagai Sterling, Zara Leola sebagai Neta, Fatih Unru sebagai Gianto, Film Petualangan Menangkap Petir jauh dari cerita kolosal kuno. Film ini menceritakan keseruan sekelompok anak mengejar mimpinya belajar dan memproduksi film dengan alat seadanya.


SINOPSIS

Adalah Sterling yang tumbuh di belantara media sosial di Hongkong, sebagai vloger. Tidak punya teman beneran kecuali teman-teman di dunia maya. Melihat kondisi pertumbuhan anaknya yang tidak mempunyai masa kecil seperti anak kecil pada umumnya, sang Ayah merasa cemas, dan memutuskan mengajak Sterling untuk pulang ke rumah kakeknya yang berada di Boyolali.

Di Boyolali Sterling tidak hanya sekedar berinteraksi dengan alam, tapi juga memiliki teman-teman baru yang real, bukan teman di dunia maya. 

Image result for film petualangan menangkap petirTeman-teman barunya inilah yang memberi motivasi bagi sterling untuk membuat film. Di dampingi Gianto yang juga terobsesi dengan pembuatan film, Sterling mengejar Om Arifin dan Om Kriwil untuk mengajarkan mereka cara membuat film.

Terinspirasi sosok Legenda Menangkap Petir, Ki Ageng Selo, Sterling berusaha meluluhkan hati Om Arifin dan Om Kriwil agar bersedia menjadi mentor, sekaligus membantu mereka membuat film.
  Image result for film petualangan menangkap petir

"Saya pengen bisa mengajak anak saya nonton di bioskop." Demikian ucap Abimana Aryasatya sebagai salah satu tokoh, sekaligus sebagai produser film ini.

Soundtrack

Saat mendengar soundtrack film ini rasanya terdengar familiar, tapi beda musiknya. 
Benar saja, soundtrack diambil dari album ke 7 Endang Soekamti, Endang Soekamti D, yang rilis tiga tahun yang lalu, dengan judul Liburan.
"Terkejut juga saat lagu ini di minta Kuntz Agus (sutradara) untuk jadi soundtrack di film anak-anak. Setelah di arrangement kembali oleh tim kaget juga." Ucap Erix

Film yang sarat dengan pesan untuk orang tua agar memberi kebebasan anak untuk berkembang sesuai dengan bakat dan minat, dan tidak tenang saat anak asik dengan gadget.
Seperti pesan eyang (Slamet Raharajo) lewat film Petualangan Menangkap Petir ini "Kita yang mengendalikan tekonologi, bukan kita yang di kendalikan teknologi. (ahn)





CAST & CREW

CAST
Sterling                                               : Bima Azriel
Jaiyen                                                 : Fatih Unru
Eyang Kakung (Grandfather)            : Slamet Raharjo
Beth (Mother)                                    : Putri Ayudya
Mahesa (Father)                                 : Darius Sinatrhya
Arifin                                                  : Abimana Aryasatya
Kriwil                                                 : Ari Keriting
Netha                                                  : Zara Leola
Wawan                                                : Jidate Ahmad
Kuncoro                                              : Danang Parikesit Putra Sang Fajar
Yanto                                                   : Siswanto
Marbot                                                 : Ikun Sri Kuncoro
Paijo                                                    : Adi Marsono
Sri                                                        : Lestari Yeyen Lidya
Traditional Drugs Seller                      : Benjo PangBen
Traditional Drugs Patient                    : Pangsit PangBen
Taxi Driver                                          : Bobby PangBen

CREW
Executive Producer                         : Ruli Tobing & Ifa Isfansyah
Produser                                          : Praw & Abimana Aryasatya
Penulis                                            : Jujur Prananto & Eddie Cahyono
Script Development                        : April Priscilla, Kuntz Agus & Praw
Sutradara                                         : Kuntz Agus
1st Asst. Director                            : Felaroze
2nd Asst. Director                           : Candra Adi Setiawan

Kamis, 23 Agustus 2018

Film MILE 22

Image result for film mile 22 
Mile 22 berkisah tentang seorang agen CIA, James Silva (Mark Wahlberg) yang ditugaskan untuk menyelundupkan seorang polisi bernama Li Noor (Iko Uwais) yang menjadi saksi kunci atas informasi penting dari pusat kota menuju pesawat yang sudah menunggunya di bandara. Jarak yang mereka tempuh dari pusat kota ke bandara adalah 22 mil.

Seperti yang diinginkan Iko sendiri, memperkenalkan dan menyatukan "silat"-seni bela diri asli Indonesia- dengan bela diri gaya Hollywood. Di Film Mile 22 Iko diberi kesempatan yang sangat luas untuk itu, karena diberi kepercayaan untuk meng-created kreografi adegan fight. Dan hasilnya, perpaduan itu disukai Sang Sutradara, Peter Berg. Ga cuma Peter, tapi semua bintang yang terlibat juga menyukai kreografi Iko ini.
Image result for film mile 22
"Ini film fiksi yang menggambarkan negara Asia Selatan. Peter sering menanyakan 'Ini ada ga dalam Bahasa Indonesia?' Gunakan aja." Kata Ricky Siahaan, manager Iko pada saat konferensi pers di Pemutaran Perdana Mile 22 di Jakarta, 20 Agustus 2018. Maka di Film ini di beberapa scane menggunakan Bahasa Indonesia.

Menjadi film 3 besar di awal pemutarannya di Amerika, Ricky bersyukur bahwa Peter seorang sutradara yang sangat fleksibel dan suka berdiskusi dengan artisnya, sehingga Iko bisa dengan leluasa memberikan masukkan, terutama untuk kreo yang dipercayakan penuh kepadanya.

Image result for film mile 22

"Harus lah nonton film ini. Iko mainnya keren banget." Ucap Nova, salah seorang penonton. Ini senada dengan ungkapan beberapa selebriti yang hadir pada saat premier Film Mile 22. Tidak hanya fans Iko, bahkan bintang laga Indonesia yang juga punya karir film kancah internasional, Jo Taslim pun memuji penampilan Iko di film ini. "Iko bermain keren di film ini. Berakting paling keren di Film ini. Jadi semua harus nonton film ini."
Image result for film mile 22

Film yang perencanaannya produksinya dari 2015 ini akan menjadi film trilogi. Seperti menggantung akhir film ini, namun penonton diberi sedikit klu tentang apa sebenarnya film ini. Dan menjadi Iko Uwais sebenarnya.



Directed by       Peter Berg
Produced by
  Screenplay by       Lea Carpenter
Story by
Starring
Music by       Jeff Russo
Cinematography    Jacques Jouffret
Edited by
  • Colby Parker Jr.
  • Melissa Lawson Cheung
Production
company




Kamis, 16 Agustus 2018

FILM ROMPIS

Image result for rompis 
 aku hanyalah pendatang
seperti air di lembah
yang mencari dedaunan di lembah 
agar dapat bersama terbang
seperti hatiku
setiap kali kau datang

Penggal
syair romantis yang bisa menjadi trade mark film Roman Picisan ini.
Sederhana, manis dan menjual. Terutama di kalangan remaja yang merupakan
fans dari para cast film Roman Picisan.

Diadaptasi
dari Novel berjudul sama, serta suksesnya versi sinetron, MNC Picture
mengangkat Roman Picisan menjadi sebuah film remaja yang asik dan
lengkap dengan urusan remajanya.

Image result for film rompisDibuka
dengan adegan upacara pengumuman kelulusan SMA, hingga Roman dan Sam
harus ke Belanda untuk meneruskan kuliah. Bagaimana seorang Roman
berjuang untuk segera menyelesaikan kuliahnya dan kembali ke Indonesia
untuk orang tua dan melamar.....


Banyak
mengeksposes sisi romantik dan indahnya negeri Belanda di musim gugur,
Film Rompis tidak sekedar menghadirkan cerita romantik remaja, tapi juga
persahabatan dan tujuan hidup. Dibumbui beberapa set komedi yang pas
racikannya.

Pemilihan
lokasi shooting yang variatif, ga pelit angel ya. Termasuk lokasi
kampusnya, kita jadi tau kampus keren di Belanda. (Ada yang jadi pengen
sekolah di Belanda?)

Meira,
menjadi karakter yang mencuri perhatian. Berperan dewasa di usia
belasan tahun. Dan terlihat sebagai gadis yang sangat mandiri. Seperti
kemampuan Meira mencuri perhatian Roman, dan membakar cemburu Wulan.
Related image Image result for film rompis



Sosok
Sam yang konyol, dengan selalu memberi solusi konyol. Yang lebih konyol
lagi, saran konyol Sam dipake sama Wulan dan Roman. Kebayang dong
jadinya kayak apa jadinya. Tapi justru ke hadiran tokoh Sam membuat film
ini berwarna.



Ga banyak lighting ya. Semua kebantu sama cahaya natural yang ada.

Nonton
film ini ga nemuin cahaya-cahaya yang merusak pemandangan, mengganggu
cerita. Gitu juga dengan properti, semua di pikirkan dan disiapkan
sehingga pas jadinya.

Jadi, gimana ya? Roman beneran jadi ama Meira? Trus, gimana dengan Wulan? Sam tetep jomblo dong.... 
Dunia memang ga adil. Roman di rebutin 2 cewek, sementara Sam ga ada yang rebutin! (ahn)







Produksi
MNC PICTURES

Director
MONTY TIWA

Production Executive
VALENCIA
TANOESOEDIBJO

Executive Producer
TOHA ESSA

Creative Producer
LUKMAN SARDI

Producer
FERRY ARDIAN
DIDI
ARDIANSYAH

Line Producer
DENI DIRMANSYAH
IKA MULIANA
IWAN S MANAN

Screenplay by
HAQI  ACHMAD, MONTY TIWA, PUTRI HERMANSJAH

Story and Characters Based on Novel “Roman
Picisan” by
EDDY D.
ISKANDAR

Cast:

Arbani Yasiz                                   Sebagai
                               Roman
Adinda Azani                                 Sebagai                                Wulan
Umay Shahab                                Sebagai                                Sam
Cut Beby Tshabina                      Sebagai
                               Meira
Aldy Riady                                      Sebagai
                               Karlo
Richard Ivander                          Sebagai
                               Darrent
Shenina Cinnamon                     Sebagai
                               Yasmin               
Rahmet Ababil                             Sebagai
                               Bobi
Adjis Doa Ibu                                Sebagai                                Kepala Sekolah                
Gito Gilas        
                               Sebagai                                Bapak Roman                  
Amaranggana                               Sebagai
                               Amak Roman

The Darkest Minds | 20th Century FOX

Image result for darkest mind 



Berbeda!
Haruskah berbeda menjadi aneh, bahkan ancaman? Padahal tidak ada yang
ingin dirinya berbeda. Semua ingin sama, sehingga bisa diterima tanpa
ada diskriminasi atau bullyan. Tanpa ada upaya pihak tertentu
memusnahkan karena merasa terancam karena perbedaan yang ada.
Darkest
Minds, film seru dengan set dan cerita menarik! Sangat menginspirasi
sebenarnya. Karena di film ini mengajarkan tetap bertahan dan berjuang,
walaupun kita berbeda dengan orang kebanyakan. Dan tetap mencintai
mereka yang melupakan.

Related imageDiangkat
dari novel karya Alexandra Bracken dengan judul yang sama The Darknes
Mind mengisahkan sekelompok remaja yang memiliki kelebihan berupa
kekuatan. Kekuatan mereka berbeda jenisnya, yang ditandai dengan adanya
warna tertentu untuk kekuatan tertentu.

Kekuatan ini dianggap ancaman bagi pemerintah, sehingga para remaja ini di buru untuk dimusnahkan.



Dan
karena dianggap ancaman, para remaja ini pun harus menghapus dirinya
dari ingatan orang-orang yang mereka sayang, karena tidak mau  orang tua
dan keluarga mereka bersedih, saat mereka tertangkap dan dimusnahkan
oleh negara.






Image result for darkest mind
Tata
kamera dan set location yang apik. Drama yang nyaman diikuti. Emosi
yang ikutan naik turun. Efek yang keren, dan titik kamera yang ga pelit.
Memuaskan mata penonton.



Mengambil latar belakang
kekacauan dunia di masa depan dimana sebagian besar anak-anak musnah.
yang tersisa adalah mereka yang mempunyai kekuatan super bawaan yang
digolongkan menjadi beberapa warna.





Adalah
Ruby, memiliki kekuatan warna orange, dan Liam, warna biru. Ruby bertemu
Liam dan membutuhkan perlindungan, dan Liam adalah orang yang
melindunginya.

Cinta yang tumbuh diantara Ruby dan Liam membuat keduanya saling menguatkan untuk bertahan dalam kekacauan.



Rubi
yang bisa mengendalikan pikiran orang lain, terpaksa membuat Liam
melupakannya demi meneruskan perjuangan mereka membebaskan anak-anak
lain yang juga memiliki kelebihan seperti mereka.



Ga
tau sampai dititik mana Rubi, Liam dan teman-temannya berjuang
memberikan kebebasan pada teman-teman senasib mereka. Sementara, masih
banyak anak-anak yang di tahan dalam bahaya. Dan ntah gimana caranya
agar Rubi dan Liam bisa terus bersama. (ahn)









Directed        : Jenifer Yuh Nelson

Produced       : Shawn Levy, Dan Levine

Screenplay     : Chad Hodge

Based on        : The Darkest Minds by Alexandra Braken

Starring          : Mandy Moore, Amandla Stendberg, Gwendoline Christine

Music             : Benjamin Wallfisch

Production      : 21 Laps Entertaiment

Distributed      : 20th Century Fox

Senin, 13 Agustus 2018

Natur Hair Care #backtonatur

Namaku Amanda, biasa di panggil Manda. Ini blog pribadi aku, Dunia Pelangi. Tempat aku menuliskan apa pun yang aku anggap menarik dan mampu aku bahas.

Sempat ga terisi bertahun-tahun, tapi dari beberapa tahun yang lalu aku mulai aktif ngisi Dunia Pelangi. Yang tadinya aku maksudkan hanya menampung puisi dan sejenisnya aja, yang asli karya sendiri, sekarang blog ini isinya macem-macem. Dari refrensi film sampe produk dan jasa.

Seperti kali ini, aku mau kasih info tentang Natur dengan sejujurnya. Kita mulai ya....

Lamaaa banget, there's along long time ago, aku pernah pake Natur untuk ngatasin kerontokan rambutku. Waktu itu aku belom berjilbab sih, tapi dah rontok dan ketombean (gimana sekarang udah berjibab yak). Cuma sekali beli, dan ga pernah beli lagi. Sebabnya? Karena waktu itu aku merasa rambut ku makin kering, Natur ga ada busanya dan aromanya itu loh, kayak jamu gitu.


Nah! Selasa, 7 Agustus 2018 aku menghadiri gathering bloger yang adakan oleh Natur di Warung Nako, Bogor. Than, selain teman-teman bloger baru, cara merawat rambut (menggunakan produk Natur, pastinya) yang benar, aku jadi kenalan lagi dengan produk yang ternyata memperoleh gelar Top Brand ini. Ternyata, Natur itu ga cuma shampo dan hair tonic, tapi juga ada hair mask, hair musk, conditioner dan lain-lain.

Dari gathering ini aku tau, ternyata jika di awal penggunaan Natur rambut jadi kering dan atau gatal, itu karena Natur mendetox sisa bahan kimia dari produk perawatan rambut yang sebelumnya kita pake. Jadi? Terusken.... Dan Natur setiap dengan bahan-bahan alami, dengan varian yang lebih variatif. Makanya aromanya kayak jamu (tapi itu dulu).

Trus, aku juga jadi tau, bahwa penggunaan hair tonic tidak boleh sampe ujung rambut. Hanya di kulit kepala, dan kemudian dipijet-pijet kecil, biar efektif. (semoga jadi tips juga ya.)




Cuma, kali ini aku mau membahas tentang Natur Hair Tonic Ginseng untuk rambut rontok, sesuai kondisi rambut aku, yang rontok (masalahnya itu lagi - itu lagi ya).

8 Agustus 2018, hari pertama aku menggunakan Hair Tonic Ginseng Natur. Aku pake di pagi hari ya, saat mau berangkat kantor. Seharian rambut aku tertutup sih sama jilbab, jadi ga kerasa apa-apa. Setelah dirumah, buka jilbab rambutku yang biasa megar, saat itu terasa lebih lemes sih. Tapi terasa kering gitu. Mungkin karena belom cuci rambut ya.

9 Agustus 2018, hari kedua aku pake Hair Tonic Ginseng Natur, aku pakai setelah cuci rambut kali ini. Rasanya....mmmm.....seger, enak (heehhehehee maap, ini bukan makanan. Salah dong). Setelah pemakaian kedua ini aku merasa rambut aku lebih enak loh. lembut dan ga megar ya. Dan ga terasa kering.


14 Agustus 2018, hari ini hari ke tujuh aku make Natur Hair Tonic Ginseng, dan mengingat cara memakai Hair Tonic yang di contohi saat gethering. Yang pasti kulit kepala berasa seger ya, sepanjang hari.

20 Agustus 2018, hari ke tiga belas aku menggunakan Natur Hari Tonic Ginseng. Yang pasti rontok rambutku berkurang. Tentunya selain rambutku terasa halus dan tidak kering lagi ya. Memang ga mungkin lah kalo ga rontok sama sekali, karena rambut juga mengalami regenerasi, tapi rontok dalam jumlah normal.

Sesuai tips yang diberikan saat gathering, pemakaian Natur Hair Tonic Ginseng di barengin pijatan kecil di kulit kepala untuk memaksimalkan fungsi Hair tonic itu sendiri.

Natur Hair Tonic Ginseng membantu merawat kekuatan akar rambut dan kesehatan kulit kepala, rambut menjadi lebih sehat dan kuat.

 

 

Agar perawatan rambut rontokku maksimal, dan rambut yang rontok dalam jumlah normal, aku pastikan untuk terus menggunakan Natur Hair Tonic Ginseng. Kamu juga kan? (ahn)

FILM - GENTAYANGAN


Again...film horor lagi nih. Kali ini yang jadi bintangnya Baim Wong, Nadine Alexandra, Jelita Callebaut dan Christ Laurent, dan diproduksi oleh Multi Vision Plus (MVP). Gentayangan siap rilis di semua bioskop di tanah air 16 Agustus mendatang.

Gentayangan mengambil set utama di sebuah hotel didaerah pegunungan, bernama Hotel Kaki Langit. 

Kebangkrutan yang di alami Abimayu (Baim Wong), di susul berita meninggalnya sang ayah, Karindra, memaksa Abimayu membawa istri, kedua anaknya, adik perempuan serta pembantunya tinggal di hotel yang di wariskan ke Abimayu dan kakak laki-lakinya itu. Melalui serangkaian peristiwa menyeramkan, sebuah kebenaran terungkap. Bahwa materi merusak mampu merusak kepercayaan dan mengenyahkan persahabatan yang terjalin sekian lama.

Hotel besar dan megah yang pernah jaya dimasa lalu, menjadi saksi bisu atas semua yang terjadi, hingga Abimayu dan keluarganya harus merasakan teror-teror, bahkan kehilangan anaknya keduanya, Amira.

Properti yang disiapkan dengan memperhatikan detail, tata cahaya yang pas dan really screaming cukup membuat yang nonton sebentar-sebentar nahan nafas, malingkan wajah (aku pura-pura main hp dong), di sutradarai oleh Shyam Ramsay.

Shyam Ramsay, sutradara film horor dari Bollywood dengan sejumlah film-film suksesnya. Sebut saja Purana Mandir (1984), Veerana (1988), Bandh Darwaza (1990), hingga Nagin (1998).

Layak tonton? Layak tonton lah.... ga pelit angel bagus, dan ga pelit ekspresi pemain.
Ada pesan manis yang ingin disampaikan melalui tokoh Abimayu di film ini. Bahwa keluarga adalah segalanya. Apa pun dicoba dilakukan untuk keluarga.
(Aku sih penasaran ama Baim Wong jadi papa papa). (ahn)





Baim Wong                 sebagai            Abimanyu Karindra
Nadine Alexandra       sebagai            Sofia Karindra
Jelita Callebaut           sebagai            Sheila Karindra
Chris Laurent              sebagai            Nicko Gandasubrata
Bima Azriel                 sebagai            Bondi Karindra
Marsha Aurelia           sebagai            Amira Karindra
Brianna Simorangkir   sebagai            Kania
Haydar Salihz              sebagai            Arman

Production House        :           MVP Pictures
Produser                      :           Raam Punjabi
Produser Eksekutif      :           Gobind Punjabi, Anita Whora
Co Produser                :           Amrit Punjabi
Produser Lini               :           Gita Fahara
Produser Pelaksana    :           Albert
Penulis Skenario          :           Adi Nugroho
Sutradara                    :           Shyam Ramsay
Co Sutradara               :           Witra Asliga