Sabtu, 13 April 2019

Al Hadi Day Care Solusi Asuh Saat Bunda Bekerja

Readers, kenyataan kehidupan sekarang, sering sekali membuat kita, baik pria maupun wanita, bekerja diluar rumah. Dan bahkan kehidupan berumahtangga saat ini sering kali memaksa suami-istri untuk bekerja diluar rumah. Baik tuntutan kebutuhan ekonomi, mau pun dikarenakan terbiasa bekerja. Sehingga beberapa pekerjaan rumahtangga yang menjadi tanggungjawab seorang wanita sering harus digantikan orang lain, atau dilakukan bersama pasangan, bekerjasama.

Hal terberat yang harus ditinggalkan saat seorang ibu bekerja diluar rumah adalah pengasuhan anak. Pengasuhan anak, bukan sekedar menjaga dan bermain. Tapi juga memberikan kerangka yang baik buat dasar kehidupan anak hingga dia dewasa.

Kita tau, bahwa pembentukan karakter dan pribadi anak dimulai dari sangat awal kehidupan. Dan usia hingga 3 tahun adalah masa emas perkembangan otak dan pribadi seorang anak, hingga anak diusia ini sering sekali disebut Golden Age. Ibarat kertas putih, diusia inilah orang tua membentuk kepribadian dan dasar hidup seorang anak, dan akan dia bawa hingga dia dewasa. Pendidikan yang salah diusia ini, apa lagi berkelanjutan, akan berpotensi membuat anak juga melakukan hal yang salah. Begitu juga sebaliknya. Sehingga penting sekali asupan informasi dan perlakuan positif bagi perkembangan anak, sehingga anak menjadi pribadi yang baik.

Keterbatasan kemampuan orang tua, terutama ibu dalam mengasuh anak-anaknya, yang disebabkan seorang ibu harus bekerja diluar rumah saat ini, membuat anak sering mendapatkan pendidikan yang tidak seharusnya, atau bahkan beberapa kasus anak mengalami penelantaran atau kekerasan yang dilakukan pengasuh dirumah. 

Al Hadi Day Care


Day Care atau penitipan anak merupakan salah satu solusi agar anak dalam pengawasan dan pengasuhan yang baik. Saat ini Day Care banyak berkembang di daerah pemukiman atau kompleks perumahan. Fungsi Day Care tidak hanya sebagai penitipan anak, tapi saat ini sudah berkembang. Disesuaikan visi misi Day Care, bahkan ada yang kemudian menjadi Play Group dan Taman Kanak-kanak.

Salah satunya adalah Day Care Al Hadi yang terletak di Taman Aries, Maruya, Jakarta Barat. Day Care yang digagas oleh Anifah Qowiyatun, S.Sos. I, akrab di panggil Bunda Ani tidak sekedar menawarkan jasa penitipan anak, tapi juga memberikan pendidikan khalak dan budipekerti bagi anak. Sehingga anak kelak tumbuh memiliki perilaku yang baik dan soleh/soleha. Sehingga orangtua tidak khawatir dengan tumbuh kembang putra/putrinya dan bisa bekerja dengan tenang. 

Di Day Care Al Hadi, dengan dibantu para pendidik yang dipanggil dengan Miss, Bunda Ani menerapkan ajaran Islam di Day Carenya. Ini terlihat dari didikkan yang mengawali dan mengakhiri kegiatan dengan membaca doa. Kemudian anak-anak dikenalkan sejak dini dengan produk-produk halal dengan cara bermain. Memang, cara tergampang agar anak-anak mengingat apa yang diajari adalah dengan cara bermain dan diulang beberapa kali. Doa-doa, ayat-ayat pendek dan salawat diajari dengan metode bernyanyi, sehingga lebih akrab dan gampang diterima anak.



Tahfidz di Al Hadi



Salah satu yang menarik di Day Care Al Hadi adalah, adanya kelas Tahfidz Qur’an. Disini anak tidak sekedar mendapatkan perhatian yang dibutuhkan, kemudian diajarkan bergaul sesamanya dan mengenal Allah SWT, tapi juga diajarkan menjadi umat Islam yang baik dengan dibukanya kelas Tahfidz. Dari mulai memperkenalkan huruf hijaiyah, iqra’ sampai menghafal surat-surat di Qur’an. “Insya Allah mereka akan menjadi penuntun orangtuanya ke Surga nanti,” ucap Bunda Ani.

Jadi, buat Readers yang harus meninggalkan buah hatinya dan tinggal di daerah Meruya, ga usah khawatir. Ada Al Hadi Day Care yang siap membantu mengawasi dan mendidik anak-anak dengan baik, bahkan memberikan pendidikan agama sejak dini.

Ini lokasi Day Care Al Hadi :
Jl. Taman Aries Blok F no. 8 Kembangan, Jakarta Barat
Telp : (021)58544
Bunda Ani : 081289497397
Bunda Titin : 085892362754
 


Kamis, 04 April 2019

Smiling Star With Brain Training Program




Melatih Keseimbangan Otak Kiri dan Kanan

Otak merupakan hal penting dalam setiap kehidupan. Ada jutaan sel saraf yang di sebut Neuron yang mengatur setiap gerakan halus dan kasar setiap mahluk hidup. Dari mulai perilaku, detak jantung, tekanan darah, hingga mengatur suhu tubuh. Salah satu saraf otak terganggu, maka akan terganggu pula lah salah satu, bahkan system perintah tubuh, yang bahkan bahkan menyebabkan kelumpuhan bahkan kematian.

Otak pada manusia memiliki masa pertumbuhan maksimalnya. Sayangnya pertumbuhan maksimal otak tidak terjadi setiap saat, hanya dari 3 hingga 5 tahun usia manusia. Hingga orang menyebutnya masa Golden Age. Dimasa Golden Age ini segala informasi dengan gampang diterima manusia, dan akan menjadi pegangan dikehidupan selanjutnya.

Sementara otak kiri berfungsi dalam hal-hal yang berhubungan dengan logika, rasio, kemampuan baca dan tulis, serta pusat berhitung. Atau sering disebut Intelligence Quotient (IQ). Daya ingat otak kiri bersifat jangka pendek

Seiring dengan bertambahnya usia manusia dan kejadian yang dialami, otak manusia mengalami banyak trauma yang menyebabkan berkurangnya keseimbangannya. Sehingga ada orang yang otak kanannya lebih kuat, yang berarti orang tersebut memiliki kemampuan lebih dibidang yang berkaitan dengan emosional, atau yang lebih dikenal dengan istilah Emotional Quotient (EQ). Misalnya mampu berkomunikasi dengan baik, sosialisasi, interaksi denga manusia lain serta pengendalian emosi. Jadi, bagi kamu yang suka emosional, suka salah pengertian saat orang bicara, ada baiknya mengecek dan kemudian memberikan terapi atau stimulus bagi otak kanan. Di otak kanan pun merupakan tempat kemampuan intuitif dilakukan, seperti kemampuan merasakan, memadukan, ekspresi tubuh, menyanyi, menari dan lain-lain, yang bersifat motoric kasar.

SMILING STAR


Ketidak seimbangan yang terjadi pada otak kiri dan kanan sebenarnya bisa di deteksi dan di stimulus, sehingga bisa membuat keduanya seimbang. Di Smiling Star menyediakan pendidikan yang mengacu pada keseimbangan kedua belah otak, otak kiri dan kanan. Yang disebut dengan kemampuan cognitive. Dengan kemampuan cognitive ini anak-anak akan mampu mendengar, membaca, mengingat dan focus, serta memiliki kemampuan memecahkan masalah.

Karena kemampuan cognitive mempengaruhi IQ anak, melatih kemampuan cognitive akan berdampak pada efisiensi belajar pada anak dan kemampuan dasar sehari-harinya, bahkan mampu mempengaruhi kehidupan anak di masa depan. Sehingga melatih kemampuan otak sangat dibutuhkan sejak sedini mungkin.

Smiling Star sendiri ditahun 2012 memperoleh penghargaan Asia Pacific Brands, Singapore Brain Award 2012/2013, Top Business Achiever Award, Spirit of Enterprise Award 2016 dan kurikulum pra seolah tiga Bahasa terpadu pengayaan terintegrasi terpadu 2019 oleh Parents World Magazine.


Neeuro and Smiling Star Brain Training Program

Berdiri di tahun 2013, Neeuro merupakan pengembang teknologi otak yang memfocuskan diri pada pengembangan kemampuan manusia untuk hidup sehat dan bahagia melalui pengembangan teknologi stimulasi syaraf dan  dan gamifikasi. Neeuro bekerjasama dengan lembaga penelitian nasional, produk dan layanan Neeuro focus pada digital brain helath and educationteknologi yang membantu orang disemua usia untuk mengoptimalisasikan kemampuan kerja otaknya.

Saat ini Neeuro telah melayani di lebih dari 50 negara di dunia, dan juga telah mengaplikasikan brain training programmed dan services ini di beberapa komunitas dan intitusi pendidikan. Neeuro berhasil menyabet penghargaan World Summit Award (SEA) ditahun 2016 untuk regional.


PELATIHAN OTAK SMILING STAR



Peluncuran program pelatihan otak Smiling Star di Indonesia dihadiri oleh Mr. Jimmy New sebagai pembicara utama dan  Veni Yenti selaku Smiling Star Jakarta Representative.  Bekerjasama dengan Neeuro yang merupakan perusahaan kesehatan digital terkemuka, Smiling Star akan menyediakan program pelatihan otak untuk meningkatkan kemampuan kognisi.

Dalam kesempatan ini Smiling Star memperkenalkan sebuah alat yang mampu membaca aktifitas otak melalui sensor gelombang otak yang membantu mengukur tingkat focus. Nama alat tersebut adalah Senze Band atau Alat pembaca getaran otak. Dari hasil analisa alat ini, kita akan mudah melakukan stimulant yang tepat untuk meningkatkan kemampuan otak dalam melakukan kerjanya.

Di asal alat ini ditemukan, Singapur, Senze band terbukti mampu membantu anak-anak saat tes masuk sekolah, anak-anak mendapatkan porsi pendidikan yang diperlukan. Sehingga pembelajaran lebih efektif. Senze Band tidak hanya bisa di gunakan oleh anak-anak, tapi juga bagi orang dewasa.(ahn)


Keterang lebih lanjut tentang Brain Training ini bisa langsung ke :
APL Tower Lantai 7 Unit T7 Central Park
Jl. Letjen. S. Parman. Kav 28 Tanjung Duren Selatan
Grogol, Petamburan - Jakarta Barat
Telp : +62 0818 0759 1803
Email : sales.jkt@smilingstar.com.sg

Mantan Manten (Review)



Visinema kembali dengan film bercerita menarik dan karakter
yang kuat. Kali ini, film yang dirilis pada 
4 April ini bertemakan “Move on,” dengan judul “Mantan Manten.”

Melihat susunan pemainnya, kemudian posternya, aku sempat
tidak berminat nonton film ini. bayanganku ini sebuah film drama percintaan
dengan akhir happy ending, seperti FTV. Seperempat pertama film Mantan Manten
ini seperti meng-aminkan estimasiku. Cuma hanya pada seperempat pertama. Awal
tragedi film ini nyaris tidak aku perhitungkan. Tyo Pakusadewo bermain sebagai
seorang ayah dari seorang anak laki-laki bernama Surya, yang berharap anak
laki-lakinya bisa menggantiannya kelak. Film ini seperti mendukung feminism,
dimana wanita itu menyimpan kekuatan luar biasa dibalik duka dan air matanya.
Mampu bertahan dan menghadapi apa pun, walau sendirian.

Film apik, dimana baik kameraman dan sutradara royal akan
gambar-gambar bagus, dan meletakan engel yang sebenarnya sederhana, tapi
mengahasilkan visual menyenangkan. Sepertinya tidak banyak, atau bahkan tidak
ada pemanfaatan teknologi yang digunakan untuk film ini baik kamera, mau pun
teknik editingnya.

Sementara itu film Mantan Manten ini sebenarnya  merupakan film dengan cerita yang tidak
istimewa, membuatnya memiliki nilai lebih itu karena pintarnya penulis membalut
pesan di dalam cerita dengan hiasan adat tradisi yang kemungkinan terlupakan
oleh generasi muda. Walau hanya dalam berupa simbol yang tertera didalam ritual
adat pernikahan Jawa dan konflik batin yang terlihat membaur pada satu waktu
yang sama, dan terleselesaikan bersamaan pula. Kita akan belajar mengerti apa
kata iklas dari film ini. ‘Ikhlas itu seperti surat Al-Ikhlas, tidak pernah
kata Ikhlas di dalamnya.’

Focus awal film ini adalah Nina (Atiqah Hasiholan), sebagai
konsultan bisnis sukses, kemudian beralih drastic ke profesi seorang paes,  penata make up penganten adat Jawa.
Perjuangan menjadi Pemaes ini membiaskan konflik utama film ini, perjuangan
Nina membalas orang yang telah memfitnahnya. Semua diselesaikan dengan simbol-simbol.
 Sehingga terasa kurang greget di anti
klimaks film yang di sutradarai olehFarishad Latjuba ini bagi sebagian penonton
yang menyukai klimaks dengan ‘intonasi’ tinggi dan menang nya protagonist
dengan ditandai ‘berdarah-darahnya’ antagonis. Penonton diajarin sabar loh di
film ini.
So, aku  mau kasih
rating 8/10 buat film apik ini.